May 27, 2005

arti sebenarnya

cerita tentang kita adalah sesuatu
yang membuat hari-hari yang ku lewati lebih berwarna
cerita yang terjadi diantara kita adalah sesuatu
yang membuat aku belajar kembali tentang arti menyayangi
namun....
cerita tentang engkau dan dia adalah sesuatu
yang membuat aku menyadari arti keberadaan diriku sebenarnya
cerita yang terjadi diantara engkau dan dia adalah sesuatu
yang membuat aku belajar kembali tentang arti menyayangi sebenarnya...

May 17, 2005

18 April 1920

Seseorang selalu membutuhkan orang lain
untuk membantu memahami bagian dari diri mereka,
untuk menyingkap bagian yang tersembunyi
dari diri mereka,
untuk percaya dan memahami
bagian yang terbaik dari mereka.
Ketika kita membantu orang lain,
kita tidak boleh menyembunyikan apa yang
kita ketahui tentangnya.
Kita tidak boleh hanya menjadi telinga bagi mereka.

May 14, 2005

My FrIeNd

My friend, I am not what I seem.
Seeming is but a garment I wear
-- a care-woven garment that protects me from thy questionings and thee from my negligence.
The "I" in me, my friend,
dwells in the house of silence,
and therein it shall remain for ever more,
unperceived, unapproachable.
I would not have thee believe in what I say nor trust in what I do --
for my words are naught but thy own thoughts in sound and my deeds thy own hopes in action.
When thou sayest, "The wind bloweth eastward,"
I say, "Aye, it doth blow eastward";
for I would not have thee know that my mind doth not dwell upon the wind but upon the sea.
Thou canst not understand my seafaring thoughts,
nor would I have thee understand. I would be at sea alone.
When it is day with thee, my friend, it is night with me;
yet even then I speak of the noontide that dances upon the hills and
of the purple shadow that steals its way across the valley;
for thou canst not hear the songs of my darkness
nor see my wings beating against the stars --
and I fain would not have thee hear or see.
I would be with night alone.
When thou ascendest to thy Heaven I descend to my Hell --
even then thou callest to me across the unbridgeable gulf,
"My companion, my comrade," and I call back to thee, "My comrade, my companion"
-- for I would not have thee see my Hell.
The flame would burn thy eyesight and the smoke would crowd thy nostrils.
And I love my Hell too well to have thee visit it.
I would be in Hell alone.
Thou lovest Truth and Beauty and Righteousness;
and I for thy sake say it is well and seemly to love these things.
But in my heart I laugh at thy love.
Yet I would not have thee see my laughter.
I would laugh alone.
My friend, thou art good and cautious and wise;
nay, thou art perfect -- and I, too, speak with thee wisely and cautiously.
And yet I am mad.
But I mask my madness. I would be mad alone.
My friend, thou art not my friend, but how shall I make thee understand?
My path is not thy path, yet together we walk, hand in hand.

Joy and Sorrow

THEN a woman said,
Speak to us of Joy and Sorrow.
And he answered:
Your joy is your sorrow unmasked.
And the selfsame well from which yourlaughter rises was oftentimes filled with your tears.
And how else can it be?
The deeper that sorrow carves into your being, the more joy you can contain.
Is not the cup that holds your wine the verycup that was burned in the potter's oven?
And is not the lute that soothes your spirit, the very wood that was hollowed
with knives?
When you are joyous, look deep into
your heart and you shall find it is only that which has given you sorrow that is giving you joy.
When you are sorrowful look again in your heart,
and you shall see that in truth you are weeping for that which has been your delight.
Some of you say, "Joy is greater than sorrow,
" and others say, "Nay, sorrow is the greater.
"But I say unto you, they are inseparable.
Together they come, and when one sits alone with you at your board,
remember that the other is asleep upon your bed.
Verily you are suspended like scales be-tween your sorrow and your joy.
Only when you are empty are you at stand still and balanced.
When the treasure-keeper lifts you to weigh his gold and his silver,
needs must your joy or your sorrow rise or fall.
Kahlil Gibran

aku dan dia

pernahkah kau sadari kehadiranmu yang membuat hari-hariku berwarna?
pernahkah kau sadari sapaanmu yang membuat hatiku tersenyum?
pernahkah kau sadari senyummu membuat pikiranku berhenti bekerja?
pernahkah kau sadari arti satu detik bersamamu bagiku?
semua itu tak dapat ku buktikan kepadamu...
semua itu tak dapat ku perlihatkan kepadamu...
semua itu tak dapat ku ungkapkan kepadamu...
berdosakah aku bila tidak membagi semua perasaan itu bersamamu
bersalahkah aku bila semua itu ku nikmati sendiri tanpa dirimu
adilkah aku bila semua perasaan itu ku rengkuh sendiri dan taku kubagikan kepada siapapun, bahkan terhadap kesunyian mmalalm beserta kesenyapan yang membungkusnya
yang ada hanyalah aku dan perasaan-perasaan itu
Aku berkata pada diriku,
"acchh semua itu akan segera berlalu, karena engkau akan pergi dari hari-hariku,
karena engkau akan berlalu bersama masa depan dan mimpi-mimpimu,
karena engkau akan lenyap disaat ku terbangun dari tidurku..."
Dan,
yang tinggal hanyalah perasaan-perasaan itu
yang ada hanyalah perasaan-perasaan itu
sama seperti kemarin hanya saja kali ini tanpa bayang-bayangmu....

tribute to U i'm tired being second in ur mind

May 11, 2005

cerita tentangku

Mei 9th2005

Malam ini tidak seperti malam biasanya....
malam ini langit terasa lebih gelap,suasana terasa lebih sunyi,kesunyian menggigit perih didalam hati ku yang paling dalam...
pikiranku menerawang jauh akan hidup yang telah ku jalani selama ini...
Tiba-tiba aku teringat akan Tuhanku sedang apakah DIA disana?melihat padaku-kah Beliau?gemuruh perasaan yang bergejolak tak dapat ku artikan sebagai apa,aku hanya bisa merasakan dan menjalaninya,tanpa perlawanan aku terima setiap ujung kesedihan yang harus ku rasa dalam relung hatiku, akh..meski hanya kesedihan dan gulana yang memenuhi sudut-sudut hatiku saat ini dan kesunyian dan kerinduan yang merobek-robek lembar jiwaku namun semua itu sebagian dari berkat hidup yang menjadikan warna kehidupan kita bertambah coraknya....

Saat ini ku terpuruk dalam diam yang tak berujung...kosong dan hampa yang ku dengar dan rasakan....
ku coba serahkan beban hatiku pada Tuhanku...namun....
tidakkah sudah terlalu banyak beban yang harus ditanggungNYA untuk kebahagiaan insan ciptaan karya tangan-Nya?kemudian ku coba lagi berdiam,kali ini ku coba rasakan usapan tangan Tuhanku..kosong,
ku coba rasakan lagi...masih kosong, ada sejumput rasa takut,bilakah Tuhanku meninggalkan aku?apa yang harus ku perbuat tanpa kehadiran-NYA?tiba-tiba aku merasakan ketidak berdayaan diriku yang meng-hebat....menggigil tiba-tiba aku dibuatnya.....
aku tidak sanggup dengan kesunyian dan kesendirian ini Tuhanku, tolong jangan tinggalkan diriku bersama bayangan hampa kesunyian itu,
jangan biarkan aku bermalam bersama sang keheningan karena mereka akan mempermainkan ketidak berdayaan diriku,
mereka akan tertawa gembira diatas rasa takutku dan mereka akan menari riang didalam kekosongan diriku....aku takut Tuhanku....aku takut.....
Malam ini Tuhan, hanya untuk satu malam ini jangan biarkan aku sendiri, tolong temani aku meskipun Engkau hanya dapat hadir dalam hembusan angin malam atau hanya dalam bentuk sepotong kedamaian itu sudah cukup untuk diriku.....



Mei, 10th2005

Masih ku ingat kehadiran dirinya yang selalu ku rindukan...
Masih ku ingat kedatanganmu dirumahku, apalagi bila kau berniat untuk menginap, horeee...gembira sekali aku dibuatnya....
Masih jelas tergambar saat engkau bangun disaat ayam jantan berlomba dengan matahari menjemput manusia untuk bangun dari tidur malamnya....
Engkau yang tidak pernah berpikiran buruk tentang seseorang,
Engkau yang selalu menghormati ayah ibumu meski ku tau luka masa kecil itu masih engkau bawa hingga saat ini engkau harus berjalan dengan tongkatmu
tertatih-tatih, perlahan...dan sangat perlahan....
kerap kali aku berpikir mungkinkah dapat ku capai usia setinggi yang engkau miliki seperti sekarang ini....
perjalanan hidup yang engkau lalui dan perjuangkan layaknya seorang ksatria yang maju ke medan laga,
kau perjuangkan sumber hidupmu dengan bermodalkan pedang ijasah setara pendidikan dasar atau menengah disertai tameng tekad yang membara dalam hatimu...
sen demi sen kau sisihkan, rupiah demi rupiah kau kumpulkan, hingga engkau berhasil mempersembahkan tempat bernaung bagi orang-orang yang terkasih dalam hidupmu
tak satupun kata penyesalan terlontar dari bibirmu dalam menghadapi pergumulan hidupmu
yang ada hanya tekad untuk tidak pernah menyerah...
dan kini dalam masa senja mu,engkau masih harus berjuang...
berjuang untuk kesehatanmu,
berjuang untuk daya ingatmu,
berjuang untuk setiap satu langkah tapak kakimu,
berjuang untuk mengusir kesunyian dan kesenyepan yang selalu engkau hindari,
berjuang guna memberi kekuatan untuk setiap tulang yang menopang tubuhmu,
Malam ini engkau mengatakan kepadaku.”...jika engkau memiliki kesulitan,berdoalah, nanti Tuhan akan membantumu...tritut”
Baru ku sadari alasan engkau selalu berbicara meski berulang-ulang karena terbatasnya memori yang dapat engkau tangkap, hanya untuk mendapatkan perhatian dan mencoba mengusir kesendirian mu itu...
Baru ku sadari engkau selalu ingin bersama-sama kami tanpa memperdulikan kesehatanmu karena engkau merasa takut jika tak dapat melihat orang-orang yang engkau kasihi...
Baru ku sadari mengapa engkau menyembunyikan tangismu disaat engkau kehilangan belahan jiwa yang engkau kasihi dan memilih menghadapi tangismu seorang diri, karena engkau adalah sebuah batu karang keluarga
hanya karena kehadiranmu sampai dengan saat ini kami semua masih bisa bersatu.....
Ingin rasanya aku bersimpuh dikakimu untuk memohonkan maaf untuk semua kesalahanku, untuk setiap kata yang pernah terlontar pemuas emosi yang tak tertahankan...
Tuhan bantu aku menjaganya, bantu aku mendekatkannya padaMu, bantu aku untuk mengasihinya sama seperti kasih yang dia berikan untukku meski aku tidak pernah menyadarinya...
Tuhan terima kasih untuk kehadirannya dalam hidupku,
Tuhan terima kasih untuk setiap untai kenangan yang ada dalam diriku bersamanya...
Tuhan jangan biarkan dia sendiri karena itu hal yang sangat dia tidak sukai,
Tuhan jangan tinggalkan dirinya karena dia tidak pernah meninggalkan kami....

tribute to my beloved grandma...

May 10, 2005

Cinta yang tak tergapai...

Dalam gelap malam, saat semua mahluk terlelap dalam tidur
Aku duduk seorang diri, kadang menyanyi, dan kadang berteriak
Aku selalu terjaga
Oh...Ketidaksadaran telah membangkitkanku!
Karena aku seorang pencinta, dan kebenaran cinta sangat tangguh.
Mungkin aku sudah lelah, tapi aku tidak akan mati...
CINTA takkan memberikan apa-apa pada kalian, kecuali keseluruhan dirinya
CINTA tidak akan mengambil apa-apa dari kalian, kecuali dari dirinya sendiri
CINTA tidak memiliki atau dimiliki, karena cinta telah cukup untuk cinta
Jika ada beban kesusahan yang hendak kalian buang, maka ingatlah bahwa beban itu adalah sesuatu yang kalian pilih sendiri,
dan bukan dipaksakan di atas pundak-pundak kalian,
Jika ada ketakutan yang ingin kalian hilangkan, maka ketakutan itu sebenarnya bersarang di dasar hati kalian sendiri...