June 22, 2006

CORETAN PAGI HARI

Rasa kantuk masih menyerangku, saat ku buka mata pagi ini, ku tenggelamkan kembali kepalaku ke dalam dekapan nyaman bantal-bantalku. Namun "auman" bunyi weker menggema ke seluruh ruang tidur tanpa mengenal iba... Penuh dengan perjuangan ku raih dia dan aku berhasil mendiamkannya beberapa saat. Ku hempaskan kembali kepala dan badanku menghabiskan kerinduan pada kasur tercintaku, tetapi belum cukup ku nikmati "kebersamaan" itu "auman" kembali memecah gebderang telingaku yang berfungsi dengan sangat baik. Ku angkat kepala dan aku terduduk, ku pandang jam dinding yang bertengger anggun pada dinding kamarku, dan aku tersentak bagai terkena listrik.. ku pelototi arah jarum-jarum itu dan kali ini aku bersyukur atas"auman" sang weker jantanku ^_^ Ku persiapkan diriku menghadapi hari ini, 30 menit kemudian aku sudah duduk dengan manisnya dalam bis kota ~yang selama ini setia menemani dan menghantarku pada jalan salemba tanpa sungutan~menyiapkan diri menghadapi hari yang masih m enjadi misteri bagiku.............

June 11, 2006

andaikan

lately banyak hal yang terjadi diantara kita, banyak hal yg membuat kita menjadi berubah baik dalam pikiran dan tingkah laku antara satu dg yang lain,hal yg membuat kita (khususnya gueh ^_^)lebih mendahulukan emosi drpd pengertian, hal yang membuat kita merasa tiada lagi pengertian dan kesamaan,terlalu banyak kata MAAF yg terlontar begitu saja tanpa penghayatan, terlalu banyak air mata yang mengalir membasahi hati dan perasaan klita yang paling dalam, terlalu banyak kata-kata pedas yang mengalir deras lewat lidah yang panas bagaikan api...Saat ini aku diam dalam keheningan gambarmu, senyum itu masih ku rindukan, tawa itu masih ku inginkan,cinta darimu masih ku butuhkan....Mencintaimu bukanlah hal yang sulit dilakukan namun pengertian akan dirimu yang membuat ku terjatuh terus menerus dan menghancurkan lembutnya hatimu yang terdalam...Adakah jalan yang dapat ku temui untuk kita kembali lagi, kembali menaburkan bunga-bunga kepercayaan yang memenuhi hati kita agar apa yang kita miliki senantiasa bersemi dan bersinar terus sampai nanti....

June 6, 2006

saat ini rasanya ingin ku teriakan setiap kata makian yang ada di dunia, saat ini rasanya ingin ku teriakan sumpah serapah yang dapat menggambarkan rasa sakit dalam hatiku, tapi hanya diam yang berkepanjangan yang mewarnai ruang hati ini....entah mengapa perubahan ini terjadi begitu cepat, entah mengapa engkau berubah begitu asing dalam pandangan ku, setiapkata yang engkau tumpahkan hanya sebagai jalan untuk menceritakan seperti apa gambaran diriku di hadapmu...tak kau pedulikan rasa sakit yang meracuni hatiku akibat sengatan ulah dusta mu yang tiada pernah berhenti, bahkan luka yang ada kau korek lagi hanya untuk pemuas rasa amarah mu!! mungkin aku si gembel bodoh yang mengharap remahan cinta dari belas kasih mu namun ternyata itu pun harus ku bayar dengan harga diri dan penghinaan yang kau tumpahkan membabi buta tanpa melihat kembali kedukaan dalam hatiku, dengan bahagia kau semat senyum di wajah mu diatas kebodohan dan ketololanku, kau tertawa senang diatas tetesan air mata darah yang keluar karena cinta bodoh ku yang kurasakan untukmu... malam itu kau perlihatkan keberadaan diriku yang sebenarnya untukmu, memang aku menangis tapi tidak aku lakukan, memang aku ingin berteriak tapi hanya garis diam yang tergambar dalam bibirku, aku terhenyak aku terjerembab,tapi tak'kan ku biarkan kau melukai dan menginjak setiap jengkal kepercayaan yg pernah ku berikan untukmu meski kepercayaan itu untukmu hanya sebuah sampah yang mengotori ruang gerakmu....