Mentari pagi bersinar dengan berjuta keindahannya
burung berkicau bernyanyi layaknya paduan suara alam nan megah
pandanganku serasa alam nan megah,
pandanganku serasa berjuta warna pelangi yang begitu ceria
Namun, semua itu tak dapat menghentikan debar jantungku yang berpacu dengan tarikan nafasku..
Hatiku bertanya,"akankah ia datang sang jantung hatiku..."
ku genggam bunga ditanganku dengan rasa cemas dan gelisah
nafasku terasa sesak dan tercekat
ah..mampukah ku lalui hari bahagia ini
aku ingin berlai namun langkahku tak dapatlah ku jejakkan
Lalu terdengarlah suara nyanyian menjemput langkahku
perlahan ku coba jejakkan langkah demi langkah kakiku ini
perlahan...perlahan...
dari jauh ku lihat dia mempelaiku berdiri disana...
penuh dengan keindahan surgawi yang menaunginya
ingin ku berlari menuju pelukkannya dan menuju ke hatinya
aku ingin menangis..ah tidak aku ingin tertawa..tidak juga..aku ingin melakukannya sekaligus...
ada sesuatu yang keluar dari hatiku, ya..rasa itu, rasa bahagia, rasa sukacita, dan berjuta rasa yang lain, yang dapat memberi warna indah untuk hari-hariku nantinya
Kasih,
aku inilah...
Kasih,
rengkuh aku dalam pelukmu, genggam tanganku jangan lepaskan...
Kasih,
sematkan cincin kebahagiaan dijari kita berdua
Kasih,
jemputlah hatiku, dan 'kan ku persembahkan kebahagiaanku
Mari, kita arungi masa depan bersama dan kita isi cakrawala kebahagiaan dengan tawa dan canda kita.....
No comments:
Post a Comment