Cerita ini terjadi beberapa tahun
yang lalu, cerita tentang kebodohan anak manusia yang percaya cinta sejati itu
ada, cinta sejati itu hadir di hidupnya dan cinta sejati itu berwujud sosok
yang akan membuat hari harinya Indah dan bermakna.
Dalam perjalanan hatinya, sang
anak manusia mengenal sosok cinta, didapatinya cinta sejati itu hanya berupa
kulit pembungkus yang berwarna Indah dan taste
so good bagi mereka yang tergoda akan keindahan warna sang cinta dan ingin
memilikinya. Pada kenyataannya ternyata
cinta sejati hanyalah dan tidak lebih dari selembar kulit pembungkus luka yang sangat
lembut membawa kepedihan yang teramat sangat. Sang anak manusia berupaya
melepaskan kulit sang cinta yang mulai menyatu dengan kulit hatinya. Segala
usaha dilakukan, segala upaya dijalankan sang anak manusia untuk melepaskan
hatinya dari balutan lembut cinta sejati. Meski dengan cara yang berdarah, luka
dan menyakitkan, sedikit demi sedikit sang anak manusia mampu membersihkan sisa
sisa warna keindahan dari cinta sejati yang sempat membungkus hatinya.
Waktu berlalu cukup lama dan sang
anak manusia menjalani hidup tanpa kepercayaan akan hadirnya dan Indahnya cinta
sejati, and without no complaining anak
manusia menjalani hidupnya tanpa beban dan rasa sakit akibat cinta sejati…until
now!
….to be continued ……