April 24, 2015

Kisah Anak Manusia part 2



“I hate falling in love..!” itu yang dikatakan anak manusia saat menyadari rasa itu kembali menghantui dan membayangi hari-hari kehidupannya. “ I can’t be falling in love…! it won’t be right…and it never happen...”  Menyadari kondisi dan keadaan yg “terjadi” anak manusia berusaha menjauhkan diri dari bayang cinta yang dirasakan semakin membelutnya tanpa daya.

Antara  hati dan pikiran yang dirasakan sang anak manusia mencoba memahami rasa cinta apa yang ada di hatinya dan di pikirannya. Waktu berlalu...anak manusia mulai merasakan cinta sejati itu berwarna indah meski dirasakan masih ada beberapa warnanya yang membuat silau dan terperangah.Kadang warna itu membuat anak manusia ingin berlari, melompat, tertawa, menangis, berteriak,berbisik dan sejuta warna cinta yang membuatnya menjadi sosok yg bukanlah gambaran dirinya.

Hingga suatu saat ditengah kegembiraan dan sukacitanya menikmati keindahan warna cinta sejati sang anak manusia tidak menyadari sang cinta mulai mengeluarkan duri dan racunnya yg mulai berkembang, juga bersamaan dengan tumbuhnya kepercayaan sang anak manusia terhadap cinta sejati. Dan sekali lagi anak manusia tertusuk duri dan terkena racun dari cinta sejati, kesakitan yang dirasakan teramat melukainya membuat sang anak manusia tidak dapat berdiri bahkan utk bangkit kekuatannya sudah hilang terhisap oleh duri dan racun yang dikeluarkan oleh cinta sejati. Meski sekuat apapun sang anak manusia berusaha untuk pulih dari luka yg dirasakan racun itu sudah merambat diseluruh aliran darah sang anak manusia. Kini ditengah kelemahan diri sang anak manusia melepaskan kekuatan terakhirnya akan kepercayaan akan cinta sejati hingga ajal menjemputnya...