August 19, 2015

I love you beib...good bye



"Kalau lu masih percaya. Nothing happen between gw dan dia. Gw gap pusing ama omongan orang. Selama lu gak percaya dgn berita itu.
Kalau ada harus memilih hubungan lain dan hubungan pribadi, lebih baik hubungan pribadi yang dikorbankan. Harapan gw hub pribadi ini tidak mengganggu dirimu. Apapun masalahnya”

Tak mudah di hati, tak mudah dihadapai saat harus mengucap Selamat tinggal… itu yg aku rasakan saat membaca pernyataan darinya, semua hanya berawal dari “hilang”nya kepercayaan yg aku rasakan utknya karena apa yg dikatakan dan disajikan olehnya tidak sejalan. Tapi, saat in the past aku memilih utk berpijak pada hubungan teman daripada romans, mungkin itu yg dilakukan olehnya saat ini. Sedikit terbersit rasa tidak adil karena aku merasa alasanku lebih benar, namun saat ku melihat lagi keseluruhan yang aku hadapi, I follow your decision.
Ada rasa “aneh” yang tidak bisa ku jelaskan dalam kata kata hanya saja setiap mengingatnya my tears would fall down without realizing it.

I had lost your smile once, now I have to through that again, but this time the decision is from you. Wish I could say “don’t go, don’t end what we had, don’t make me feel lose you again,…” instead of I said them I said “OK if that your decision, so I will stop expecting our date, thank you for the moments…”

I hardly find the words to say good bye… if you must know…. Not easy but I have to do that, I follow and respect the decision you made just like you did to me.

I love you beib, good bye…